Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

PROSES MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA DAN KEBUDAYAAN ISLAM


PROSES MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA DAN KEBUDAYAAN ISLAM
           


Proses Masuk dan Berkembangnya Agama dan Kebudayaan Islam di Indonesia
Proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia menurut Ahmad Mansur Suryanegara dalam bukunya yang berjudul Menemukan Sejarah, terdapat 3 teori yaitu teori Gujarat, teori Makkah dan teori Persia.
Ketiga teori tersebut di atas memberikan jawaban tentang permasalah waktu masuknya Islam ke Indonesia, asal negara dan tentang pelaku penyebar atau pembawa agama Islam ke Nusantara.
1. Teori Gujarat
Teori berpendapat bahwa agama Islam masuk ke Indonesia pada abad 13 dan pembawanya berasal dari Gujarat (Cambay), India. Dasar dari teori ini adalah:
Ø Kurangnya fakta yang menjelaskan peranan bangsa Arab dalam penyebaran Islam di Indonesia.
Ø Hubungan dagang Indonesia dengan India telah lama melalui jalur Indonesia –Cambay - Timur Tengah - Eropa.
Ø Adanya batu nisan Sultan Samudra Pasai yaitu Malik Al Saleh tahun 1297 yang bercorak khas Gujarat.
Pendukung teori Gujarat adalah Snouck Hurgronye, WF Stutterheim dan Bernard H.M. Vlekke. Para ahli yang mendukung teori Gujarat, lebih memusatkan perhatiannya pada saat timbulnya kekuasaan politik Islam yaitu adanya kerajaan Samudra Pasai. Hal ini juga bersumber dari keterangan Marcopolo dari Venesia (Italia) yang pernah singgah di Perlak ( Perureula) tahun 1292. Ia menceritakan bahwa di Perlak sudah banyak penduduk yang memeluk Islam dan banyak pedagang Islam dari India yang menyebarkan ajaran Islam.
2. Teori Makkah
Teori ini merupakan teori baru yang muncul sebagai sanggahan terhadap teori lama yaitu teori Gujarat. Teori Makkah berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 7 dan pembawanya berasal dari Arab (Mesir).
Dasar teori ini adalah: 
Ø Pada abad ke 7 yaitu tahun 674 di pantai barat Sumatera sudah terdapat
perkampungan Islam (Arab); dengan pertimbangan bahwa pedagang Arab sudah mendirikan perkampungan di Kanton sejak abad ke-4. Hal ini juga sesuai dengan berita Cina.
Ø Kerajaan Samudra Pasai menganut aliran mazhab Syafi’i, dimana pengaruh mazhab Syafi’i terbesar pada waktu itu adalah Mesir dan Mekkah. Sedangkan Gujarat/India adalah penganut mazhab Hanafi.
Ø Raja-raja Samudra Pasai menggunakan gelar Al malik, yaitu gelar tersebut berasal dari Mesir.
Pendukung teori Makkah ini adalah Hamka, Van Leur dan T.W. Arnold. Para ahli yang mendukung teori ini menyatakan bahwa abad 13 sudah berdiri kekuasaan politik Islam, jadi masuknya ke Indonesia terjadi jauh sebelumnya yaitu abad ke 7 dan yang berperan besar terhadap proses penyebarannya adalah bangsa Arab sendiri.
3. Teori Persia
Teori ini berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia abad 13 dan pembawanya berasal dari Persia (Iran). Dasar teori ini adalah kesamaan budaya Persia dengan budaya masyarakat Islam Indonesia seperti:
Ø Peringatan 10 Muharram atau Asyura atas meninggalnya Hasan dan Husein cucu Nabi Muhammad, yang sangat di junjung oleh orang Syiah/Islam Iran. Di Sumatra Barat peringatan tersebut disebut dengan upacara Tabuik/Tabut. Sedangkan di pulau Jawa ditandai dengan pembuatan bubur Syuro.
Ø Kesamaan ajaran Sufi yang dianut Syaikh Siti Jennar dengan sufi dari Iran yaitu Al    – Hallaj.
Ø Penggunaan istilah bahasa Iran dalam sistem mengeja huruf Arab untuk tanda tanda bunyi Harakat.
Ø Ditemukannya makam Maulana Malik Ibrahim tahun 1419 di Gresik.
Ø Adanya perkampungan Leren/Leran di Giri daerah Gresik. Leren adalah nama  salah satu Pendukung teori ini yaitu Umar Amir Husen dan P.A. Hussein Jayadiningrat.
Ketiga teori tersebut, pada dasarnya masing-masing memiliki kebenaran dan kelemahannya. Maka itu berdasarkan teori tersebut dapatlah disimpulkan bahwa Islam masuk ke Indonesia dengan jalan damai pada abad ke - 7 dan mengalami perkembangannya pada abad 13. Sebagai pemegang peranan dalam penyebaran Islam adalah bangsa Arab, bangsa Persia dan Gujarat (India).
Proses masuk dan berkembangnya Islam ke Indonesia pada dasarnya dilakukan dengan jalan damai melalui beberapa jalur/saluran yaitu melalui perdagangan seperti yang dilakukan oleh pedagang Arab, Persia dan Gujarat.
Pedagang tersebut berinteraksi/bergaul dengan masyarakat Indonesia. Pada kesempatan tersebut dipergunakan untuk menyebarkan ajaran Islam. Selanjutnya diantara pedagang tersebut ada yang terus menetap, atau mendirikan perkampungan, seperti pedagang Gujarat mendirikan perkampungan Pekojan.
Dengan adanya perkampungan pedagang, maka interaksi semakin sering bahkan ada yang sampai menikah dengan wanita Indonesia, sehingga proses penyebaran Islam semakin cepat berkembang.
Perkembangan Islam yang cepat menyebabkan muncul tokoh ulama atau mubaliqh yang menyebarkan Islam melalui pendidikan dengan mendirikan pondok-pondok pesantren.
Pondok pesantren adalah tempat para pemuda dari berbagai daerah dan kalangan masyarakat menimba ilmu agama Islam. Setelah tammat dari pondok tersebut, maka para pemuda menjadi juru dakwah untuk menyebarkan Islam di daerahnya masing-masing.
Di samping penyebaran Islam melalui saluran yang telah dijelaskan di atas, Islam juga disebarkan melalui kesenian, misalnya melalui pertunjukkan seni gamelan ataupun wayang kulit. Dengan demikian Islam semakin cepat berkembang dan mudah diterima oleh rakyat Indonesia.
Di pulau Jawa, peranan mubaligh dan ulama tergabung dalam kelompok para wali yang dikenal dengan sebutan walisongo yang merupakan suatu majelis yang berjumlah sembilan orang. Majelis ini berlangsung dalam beberapa periode secara bersambung, mengganti ulama yang wafat / hijrah ke luar Jawa. Dari penjelasan tersebut apakah Anda sudah paham, kalau sudah paham simak uraian materi berikutnya tentang periode penyebaran islam oleh para ulama/wali tersebut.
1. Periode I           :        
Penyebaran Islam dilakukan oleh Maulana Malik Ibrahim*, Maulana Ishaq(-), Ahmad Jumadil Qubra, Muhammad Al-Magribi, Malik Israil*, Muhammad Al-Akbar*, Maulana Hasannudin, Aliyuddin*, dan Syeikh Subakir (-).
2. Periode II          :        
Penyebaran Islam digantikan oleh Raden Rahmat (Sunan Ampel Denta), Ja’far Shiddiq (Sunan Kudus), Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati).
3. Periode III        :        
hijrahnya Maulana Ishaq dan Syeikh Subakir, dan wafatnya Maulana Hassanudin dan Aliyuddin maka penyebar Islam pada periode ini dilakukan oleh Raden Paku (Sunan Giri), Raden Said (Sunan Kalijaga), Raden Makhdum Ibrahim (Sunan Bonang) dan Raden Qashim (Sunan Drajat).
4. Periode IV        :        
Penyebar Islam selanjutnya adalah Jumadil Kubra dan Muhammad Al-Maghribi dan kemudian digantikan oleh Raden Hasan (Raden Patah) dan Fadhilah Khan (Falatehan).
5. Periode V         :        
Untuk periode ini karena Raden Patah menjadi Sultan Demak maka yang menggantikan posisinya adalah Sunan Muria.
Para wali / ulama yang dikenal dengan sebutan walisongo di Pulau Jawa terdiri dari :
Ø Maulana Malik Ibrahim dikenal dengan nama Syeikh Maghribi menyebarkan Islam di  Jawa Timur.
Ø Sunan Ampel dengan nama asli Raden Rahmat menyebarkan Islam di daerah Ampel Surabaya.
Ø Sunan Bonang adalah putra Sunan Ampel memiliki nama asli Maulana Makdum Ibrahim, menyebarkan Islam di Bonang (Tuban).
Ø Sunan Drajat juga putra dari Sunan Ampel nama aslinya adalah Syarifuddin menyebarkan Islam di daerah Gresik/Sedayu.
Ø Sunan Giri nama aslinya Raden Paku menyebarkan Islam di daerah Bukit Giri (Gresik).
Ø Sunan Kudus nama aslinya Syeikh Ja’far Shodik menyebarkan ajaran Islam di daerah Kudus.
Ø Sunan Kalijaga nama aslinya Raden Mas Syahid atau R. Setya menyebarkan ajaran Islam di daerah Demak.
Ø Sunan Muria adalah putra Sunan Kalijaga nama aslinya Raden Umar Syaid menyebarkan islamnya di daerah Gunung Muria.
Ø Sunan Gunung Jati nama aslinya Syarif Hidayatullah, menyebarkan Islam di Jawa Barat (Cirebon).
Sembilan wali yang sangat terkenal di pulau Jawa, Masyarakat Jawa sebagian memandang para wali memiliki kesempurnaan hidup dan selalu dekat dengan Allah, sehingga dikenal dengan sebutan Waliullah yang artinya orang yang dikasihi Allah.Wujud Akulturasi Kebudayaan Indonesia dan Kebudayaan Islam Sebelum Islam masuk dan berkembang, Indonesia sudah memiliki corak kebudayaan yang dipengaruhi oleh agama Hindu dan Budha. Dengan masuknya Islam, Indonesia kembali mengalami proses akulturasi (proses bercampurnya dua (lebih) kebudayaan karena percampuran bangsa-bangsa dan saling mempengaruhi), yang melahirkan kebudayaan baru yaitu kebudayaan Islam Indonesia. Masuknya Islam tersebut tidak berarti kebudayaan Hindu dan Budha hilang.Bentuk budaya sebagai hasil dari proses akulturasi tersebut, tidak hanya bersifat kebendaan/material tetapi juga menyangkut perilaku masyarakat Indonesia.
1. Seni Bangunan
Wujud akulturasi dalam seni bangunan dapat terlihat pada bangunan masjid, makam, istana. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar 1 .
Gambar 1. Masjid Aceh merupakan salah satu masjid kuno di Indonesia.
Wujud akulturasi dari masjid kuno seperti yang tampak pada gambar 1 memiliki ciri sebagai berikut:
Ø Atapnya berbentuk tumpang yaitu atap yang bersusun semakin ke atas semakin kecil dari tingkatan paling atas berbentuk limas. Jumlah atapnya ganjil 1, 3 atau 5. Dan biasanya ditambah dengan kemuncak untuk memberi tekanan akan keruncingannya yang disebut dengan Mustaka.
Ø Tidak dilengkapi dengan menara seperti lazimnya bangunan masjid yang ada di luar Indonesia atau yang ada sekarang, tetapi dilengkapi dengan kentongan atau bedug untuk menyerukan adzan atau panggilan sholat. Bedug dan kentongan merupakan budaya asli Indonesia.
Ø Letak masjid biasanya dekat dengan istana yaitu sebelah barat alun-alun atau bahkan didirikan di tempat-tempat keramat yaitu di atas bukit atau dekat dengan makam.
Selain bangunan masjid sebagai wujud akulturasi kebudyaan Islam, juga terlihat pada bangunan makam.
 Gambar 2. Makam Sendang Duwur (Tuban)
2. Seni Rupa
Tradisi Islam tidak menggambarkan bentuk manusia atau hewan. Seni ukir relief yang menghias Masjid, makam Islam berupa suluran tumbuh-tumbuhan namun terjadi pula Sinkretisme (hasil perpaduan dua aliran seni logam), agar didapat keserasian, misalnya ragam hias pada gambar 3 ditengah ragam hias suluran terdapat bentuk kera yang distilir.
Gambar 3. Kera yang disamarkan
Ukiran ataupun hiasan seperti pada gambar 3, selain ditemukan di masjid juga ditemukan pada gapura-gapura atau pada pintu dan tiang. Untuk hiasan pada gapura dapat di simak kembali gambar 2
3. Aksara dan Seni Sastra
Tersebarnya agama Islam ke Indonesia maka berpengaruh terhadap bidang aksara atau tulisan, yaitu masyarakat mulai mengenal tulisan Arab, bahkan berkembang tulisan Arab Melayu atau biasanya dikenal dengan istilah Arab gundul yaitu tulisan Arab yang dipakai untuk menuliskan bahasa Melayu tetapi tidak menggunakan tanda-tanda a, i, u seperti lazimnya tulisan Arab.
Di samping itu juga, huruf Arab berkembang menjadi seni kaligrafi yang banyak digunakan sebagai motif hiasan ataupun ukiran dan gambar wayang
Sedangkan dalam seni sastra yang berkembang pada awal periode Islam adalah seni sastra yang berasal dari perpaduan sastra pengaruh Hindu - Budha dan sastra Islam yang banyak mendapat pengaruh Persia.
Dengan demikian wujud akulturasi dalam seni sastra tersebut terlihat dari tulisan/aksara yang dipergunakan yaitu menggunakan huruf Arab Melayu (Arab Gundul) dan isi ceritanya juga ada yang mengambil hasil sastra yang berkembang pada jaman Hindu.
Bentuk seni sastra yang berkembang adalah:
Ø Hikayat yaitu cerita atau dongeng yang berpangkal dari peristiwa atau tokoh sejarah. Hikayat ditulis dalam bentuk peristiwa atau tokoh sejarah. Hikayat ditulis dalam bentuk gancaran (karangan bebas atau prosa). Contoh hikayat yang terkenal yaitu Hikayat 1001 Malam, Hikayat Amir Hamzah, Hikayat Pandawa Lima (Hindu), Hikayat Sri Rama (Hindu).
Ø Babad adalah kisah rekaan pujangga keraton sering dianggap sebagai peristiwa sejarah contohnya Babad Tanah Jawi (Jawa Kuno), Babad Cirebon.
Ø Suluk adalah kitab yang membentangkan soal-soal tasawwuf contohnya Suluk Sukarsa, Suluk Wijil, Suluk Malang Sumirang dan sebagainya.
Ø Primbon adalah hasil sastra yang sangat dekat dengan Suluk karena berbentuk kitab yang berisi ramalan-ramalan, keajaiban dan penentuan hari baik/buruk.Bentuk seni sastra tersebut di atas, banyak berkembang di Melayu dan Pulau Jawa.
4. Sistem Pemerintahan
Dalam pemerintahan, sebelum Islam masuk Indonesia, sudah berkembang pemerintahan yang bercorak Hindu ataupun Budha, tetapi setelah Islam masuk, maka kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu/Budha mengalami keruntuhannya dan digantikan peranannya oleh kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam seperti Samudra Pasai, Demak, Malaka dan sebagainya.
Sistem pemerintahan yang bercorak Islam, rajanya bergelar Sultan atau Sunan seperti halnya para wali dan apabila rajanya meninggal tidak lagi dimakamkan dicandi/dicandikan tetapi dimakamkan secara Islam.
5. Sistem Kalender
Sebelum budaya Islam masuk ke Indonesia, masyarakat Indonesia sudah mengenal Kalender Saka (kalender Hindu) yang dimulai tahun 78M. Dalam kalender Saka ini ditemukan nama-nama pasaran hari seperti legi, pahing, pon, wage dan kliwon. Setelah berkembangnya Islam Sultan Agung dari Mataram menciptakan kalender Jawa, dengan menggunakan perhitungan peredaran bulan (komariah) seperti tahun Hijriah (Islam).
Pada kalender Jawa, Sultan Agung melakukan perubahan pada nama-nama bulan seperti Muharram diganti dengan Syuro, Ramadhan diganti dengan Pasa. Sedangkan nama-nama hari tetap menggunakan hari-hari sesuai dengan bahasa Arab. Dan bahkan hari pasaran pada kalender saka juga dipergunakan.
Kalender Sultan Agung tersebut dimulai tanggal 1 Syuro 1555 Jawa, atau tepatnya 1 Muharram 1053 H yang bertepatan tanggal 8 Agustus 1633 M. Untuk mengetahui bentuk kalender jawa tersebut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DIA

DIA

DIA MAHLUK YANG INDAH…
DIA MEMBERI WARNA DALAM KEHIDUPAN KU…
DIA ADA DI SAAT SENANG DAN SEDIH…
DIA BERSAMA – SAMA MENIKMATI INDAHNYA HARI…

WALAUPUN ADA PERBEDAAN…
KITA ADA KARENA PERBEDAAN ITU…
DIA…
DIA ADALAH SAHABAT…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BISNIS WARNET ( WARUNG INTERNET ) DI CIBINONG


Membuka warnet (warung internet) sanagat menguntungkan karena jaman sekarang hampir semuanya menggunakan internet, khususnya di cibinong sangat menguntungkan karena tempatnya strategis di wilayah cibinong karena banyak anak sekolah yang akan haus dengan informasi yang ada di belahan bumi lain. Apalagi sekarang banyak tugas dari sekolah bagi anak – anak melalui internet di , internet juga bisa di gunakan sebagai anak – anak merefresing akibat banyak tugas dari sekolah dengan bermain game, game sekarang sangat canggih karena bisa bermain dengan orang lain yang jauh, game ini disebut dengan game online. Saya pernah ke warnet saudara saya, saya sering dengan dia tentang bisnis warnet (warung internet) kata dia bisnis ini sangat menguntangkan karena setiap hari ada saja orang yang ke warnet (warung internet) dan hanya dalam watu setahun dia bisa balik modal. Dari itu saya akan mencoba membuka warnet (warung internet) di cibinong masih jarang ada warnet (warung internet). Untuk membuka bisnis ini diperkiran modal sekitar lima puluh juta dengan rincian sebagai berikut:
 10 unit komputer LCD + 1 komputer LCD untuk server
 1 ruko untuk tempatnya
 11 meja komputer
 2 unit AC
 Sambungan Internet
 Minuman + makanan
 2 kariawan untuk jaga pagi, siang, malam
 1 kariawan untuk mengecek komputer stiap bulan
Dalam membuka bisnis tersebut kita harus melihat yang strategis. Model warnet (warung internet) ini berbentuk lesehan agar para costumer merasa nyaman, komputer buka 24 jam karena saya akan memesang komputer itu prabayar. Menurut saya peluang bisnis ini sangat menguntungkan karena berada di tempat yang strategis yaitu di cibinong.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

indahnya bersama kawand

Di malam minggu ini kita bersenang - senang di kostan dendy ada yang tiduran, dengerin musik, ngerumpi ,ngedeprok, dan kalo saya ngerjain tugas soft skill sebab saya belum ngerjain hehehehehehehehh,buat bu Tinuk bu tugas soft skill jangan banyak banyak ya bu. Saya senang punya temen temen kaya kalian semua berkat kalian saya bisa mengerjakan tugas ini dengan gembira walaupun agak pusing sich heheheheh. Dendy dan Maul makasih banget ya udah ngajarin saya ngerjain tugas soft skill,k oh iya lupa motor belum diisi bensin udah gitu pom bensin jauh lagi pasti entar kalo pulang ngedorong motor nich huuuuuhuuuuu
Chandra dan Fajar jangan ol terus kerjain dong tugas soft skillnya  huuuu payah. Stevy lagi beribadah kegereja tinggal mamah ( rizha ) doang yang cwe harus di jaga nich
Saya senang main di kostan Dendy sebab ada cwe cantiq hehehehehhhhh anak gunadarma juga tapi jurusannya beda, dia jurusan SI.
Aduh habis lagi nyawa( rokok ) saya, kawand  beliin rokok dong sebab saya udah enga punya duit lagi nich hehehehehehehhehhhh.
Buat temen – temen yang hari ini enga ngumpul lain waktu kita kumpul bersama sama ya, seperti kata iklan “ engga ada lu enga rame” ...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SUASANA DI KAMPUS E GUNADARMA


Suasana di kampus E Gunadarma menurut saya kondusif dibandingakan dengan kampus gunadarma yang lainya. Karena saya kampusnya untuk belajar hanya di kampus E tetapi untuk ilab saya di kampus H. tetapi kampus E tidak selengkap kampus D. Kampus E terletak di jalan akses UI kelapa dua tempat itu sering terjadi kemacetan sehinga membuat saya telat dalam masuk kelas.Kampus E memiliki 5 gedung dan setiap gedung memiliki 4 lantai yang saling berhubungan dan setiap koridor memiki 8 kelas + kamar mandi. Suasana di kelas saya nyaman karena di dalamnya terdapat temen – teman yang menyenangkan walaupun pertama kuiliah agak membosankan karena belum menyatu sama yang lain. Kelas saya panas walaupun ada ACnya seharusnya para petugas membuat AC yang berguna bagi para siswa untuk merasa nyaman di kelas di kampus E juga wifi tidak berfungsi walaupun terdapat wifi sehinga mahasiswa harus membawa modem sendiri.
*MASJID*

 Di kampus E juga terdapat masjid yang berfungsi untuk para mahasiswa menjalankan ibadah, masjid di gunadarma memiliki dua lantai di bawah untuk para laki- laki dan di atas untuk para perempuan, terdapat teras yang luas untuk para mahasiswa beristirahat.

*PARKIRAN* 

Kampus E memeiliki parkiaran yang luas yang terdapat 5  dan ada juga parkiran yang dibawah tetapi tidak ada peneduhnya sehinga memebuat helm para mahasiswa kebahasan.
*INTERNET LOUNGE*
Internet lounge adalah tempat internet gratis bagi para mahasiswa main internet atau mengerjakan tugas yang di berikan oleh para dosen.fasilitas ini dapat digunakan para mahasiswa dengan cara menunjukan kartu mahasiswa dan sebelumnya mahasiswa harus sudah mengaktifan studensite. Tiap lounge terdapat 20 terminal dan mahasiswa hanya di batasi waktu 20 menit saja
Saya menyarankan agar di kampus E terdapat saarana olahraga agar para mahasiswa dapat melakukan aktivitas yang berguna bagi para mahasiswa agar para mahaiswa tidak melakukan hal yang negative diluar, juga agar diperbanyak pohon pohon agar suasana menjadi rimbun,nyaman dan indah . Saya bangga menjadi mahasiswa Gunadarma karena Universitas Gunadarma menduduki urutan ke lima  se Indonesia

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

puisi ( PUISI TUK TEMAN)

Bagaimana kau akan tahu
Bagaimana kau akan tahu
Segala perasaan yang membebaniku
Sedang jarak memisahkan aku denganmu

Bagaimana kau akan tahu
Bahwa aku disini begitu mengingatmu
Sedang kita tak pernah berkata.

Bagaimana kau akan tahu
Hatiku tak mampu berpaling
Sedang dirimu selalu merasa ragu

Bagaimana....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

layanan Via online BAAK Gunadarma

Layanan Via Online Gunadarma (BAAK)

Layanan Online yang dimiliki Univ.Gunadarma
Dalam tulisan ini,saya akan membahas mengenai layanan online BAAK UNIV.GUNADARMA http://baak.gunadarma.ac.id/ yang artinya Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan. Dalam layanan online ini,banyak fitur yang bisa kita gunakan seperti mencari kelas untuk PTA yang baru,serta melihat jadwal untuk para mahasiswa baru dan lama.

berikut ini adalah tampilan utama di http://baak.gunadarma.ac.id/

Didalam situs layanan online baak yang dimiliki oleh gunadarma,kita sebagai newbie sangat mudah untuk mencari berbagai informasi yang kita butuhkan,seperti kalender akademik,info mahasiswa,dan pengumuman-pengumuman lainnya.
Sebagai mahasiswa,kita bisa melihat jadwal ujian dan jadwal pengisian KRS yang tentu saja sangat penting bagi mahasiswa,jika mereka tidak segera mengisi KRS dari waktu yang sudah ditetapkan,maka mereka dianggap cuti oleh pihak kampus. Oleh karena itu,mahasiswa diperluka peran aktifnya dalam melihat berbagai pengumuman yang ada di dalam situ online BAAK yang dimiliki Gunadarma.
Kelemahan yang dimiliki oleh layanan online ini saya rasa tidak ada,dan saya juga belum menemukan kekurangan itu,justru banyak kelebihan layanan ini seperti memonitoring kehadiran mahasiswa dan dosennya.

Saya rasa cukup sekian tulisan saya ini,semoga bermanfaat bagi Anda yang membacanya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
free counters